Posted in AU, Chapter, Family, Fanfiction, FF : Complicated Fate, PG-15, Romance, Sad, Tragedy

FF : Complicated Fate Part 3 [The Scandal and I Can Feel You]

Title : Complicated Fate Part 3

Subtitle : The Scandal and I Can Feel You

Genre : Family, Romance, AU, Sad, Tragedy

Lenght : Multi Chapter

Rating : PG-15 / Teens

Author : Kim Hyerim

Cast :

-Hyerim (OC) as Oh Hyerim

-Luhan EXO-M as Xi Luhan

-Sehun EXO-K as Oh Sehun

-Sulli F(x) as Choi Jinri

-Subin Dal Shabet as Park Subin

-Yoonjo Hello Venus as Shin Yoonjo

-Krystal F(x) as Jung Soojoong

-Seungah Rainbow as Oh Semi

-Jaekyung Rainbow as Kim Jaekyung

-Jungshin CNBLUE as Park Jungshin

Backsound : SM The Ballad Vol.2 – When I was where u were | Taylor Swift – Sad Beautiful Tragic | Hello Venus – Same

Note : Don’t be silent readers,don’t forget to comment after you read this fanfic. I just owner this fanfic and cast? Cast aren’t mine. Happy Reading ~

Previous
Teaser || Part 1 || Part 2

Yak! Mwohaneungoyaaa!?(Apa yang kau lakukan?) Utkishine? (bercanda ya)” ucap Hyerim jengkel.

Sejak pertama kali bertemu dengan Luhan, Hyerim memang sudah jengkel dengan pria itu dan bahkan sekarang ia sangat ingin mencabik-cabik wajah Luhan karena dengan seenaknya mengaku-ngaku sebagai pacarnya, benar-benar seperti sasaeng fans yang mengejar idolanya kemana-mana dan bahkan rela melakukan hal-hal gila demi idolanya.

Ahniya,” jawab Luhan “Kamu kan memang pacarku,” ucap Luhan

Ishhh!! Berhenti mengatakan hal-hal konyol seperti itu.” gerutu Hyerim dan lalu mendorong pundak Luhan dan langsung berlari menuju dapur.

“Hyerim-aahhh!!” teriak Luhan dan lalu menghembuskan nafasnya, senyum terukir diwajahnya.

Luhan duduk di salah satu meja cafe dan memesan white coffee, ia tampak sibuk dengan ponselnya dan jarinya tampak sibuk mengetik sesuatu, yaitu ‘panti asuhan di Seoul’, Luhan mengsearch kata-kata tersebut,sampai akhirnya ia mulai sibuk membaca daftar panti asuhan yang berada di Seoul dan ia sangat berharap dengan secepatnya menemukan adiknya —Shixun—.

Ekhem, ibayo(permisi),” sapa seorang laki-laki yang tampak 1 tahun lebih muda dari Luhan,Luhan mengangkat wajahnya dari ponselnya dan menatap laki-laki berkulit putih pucat itu yang tengah tersenyum padanya.

Eo?(ya) annyeong,” ucap Luhan sedikit canggung. Saat Luhan menatap laki-laki itu, ia merasakan seperti menemukan sesuatu dalam dirinya yang telah lama hilang, bahkan saat menatap mata laki-laki itu, ia merasakan kerinduan yang sangat mendalam.

“Kau hebat sekali melakukan hal gila itu pada nunaku,” ucap laki-laki itu sembari terkikik dan duduk di kursi yang berada di hadapan Luhan “Perkenalkan aku Oh Sehun, adik dari Oh Hyerim, aku dari fakultas hukum di Dongguk University.” laki-laki itu yang ternyata adalah adiknya Hyerim mengulurkan tangan untuk berjabat tangan dengan Luhan.

Luhan tersenyum dan menjabat tangan Sehun “Namaku Xi Luhan,” ucap Luhan “Ngomong-ngomong, nunamu sangat galak ya? Tapi ia sangat menarik.”

“Memang sepertinya begitu, banyak sekali yang mengidolakannya walau ia seperti preman pasar,” Sehun lagi-lagi terkikik geli.

“Sehun-ah, apakah kita pernah bertemu sebelumnya?” tanya Luhan tiba-tiba membuat Sehun menatapnya binggung dan lalu menggelengkan kepalanya.

“Tidak, kita baru saja bertemu,” jawab Sehun

“Tapi kenapa aku seperti sudah lama mengenalmu?”

“Aku juga seperti memiliki ikatan batin denganmu….hyung,” ucap Sehun lambat-lambat di akhir ucapannya “Tak apakan aku memanggilmu hyung?”

Luhan tersenyum dan lalu mengangguk “Gwenchana, malah lebih enak kau memanggilku seperti itu.”

Lalu kedua laki-laki telah sibuk mengobrol sembari bercanda dan tertawa-tawa, Luhan maupun Sehun seperti merasakan sebuah perasaan antara mereka, perasaan rindu dan mereka seperti memiliki ikatan batin yang biasanya di miliki anak kembar dan kadang juga adik-kakak yang sedarah.

****

Eoh oppa, aku izin pulang sekarang ya, sudah terlalu sore,” ucap Subin pada Jonghyun, tak terasa hampir 2 jam ia menghabiskan waktu di Starlight Cafe untuk mengobrol dengan Jonghyun tentang drama baru mereka, harusnya mereka membicarakan ini dengan Hyerim juga tetapi gadis itu malah melarikan diri ke dapur saat kejadian beberapa waktu lalu.

“Ahh, aku juga ingin pulang…” ucap Jonghyun “Ah cam! (Oh iya) aku baru ingat sesuatu, Yoon kondaknim (sutradara Yoon) tadi menghubungiku dan mengatakan bahwa ia kekurangan 1 pemain di drama Counfusing Love.” ucap Jonghyun

“Pemain wanita atau pria?” tanya Subin

“Wanita, yang akan menjadi Jung Sena, adiknya Jung Semi. Sutradara Yoon sudah mencari-cari actress yang cocok untuk peran Sena, tetapi tak ada yang bisa, jadi aku memintamu untuk mencarikan actress untuk peran Sena.” ucap Jonghyun. Subin langsung teringat janjinya pada Jinri yang akan menghubungi gadis itu bila ada lowongan sebagai pemain.

“Sepertinya aku ada satu orang yang akan suka rela memerankan Jung Sena. Dia belum pernah sih berakting di depan kamera, tapi kuyakin dia bisa berakting sangat bagus,” ucap Subin

“Ah kalau begitu minta saja dirinya untuk bermain di drama Counfusing Love. Selagi dia bisa akting, tak jadi masalah,” ucap Jonghyun “Oh ya, Subin-ah, apa kau tahu siapa pacar Hyerim tadi?” tanya Jonghyun.

“Pacar Hyerim? Oh pria tadi yang mengatakan saranghae pada Hyerim? Pria itu bernama Xi Luhan.”

“Sepertinya dia pria baik-baik, baguslah,” ucapan Jonghyun tersebut membuat kening Subin berkerut bingung.

“Ayok kita pulang,” ucap Jonghyun dan lalu mereka berdua pun meninggalkan Starlight Cafe.

****

Jinri datang pagi-pagi sekali ke kampus, entah angin darimana dia bisa bangun sepagi itu dan berangkat ke kampus di pagi buta seperti sekarang. Setelah mendapatkan pesan dari Subin yang menyatakan bahwa dia bisa menjadi pemain di sebuah drama,Jinri rasanya sangat senang sekali.

“Hah! Masih sepi sekali ya?” gumam Jinri dan berjalan menuju kelasnya. Gadis itu hanya memainkan ponselnya dan membaca pesan kakaotalk yang entah sudah berapa kali ia baca dari tadi malam.

“Jinri-ya, ini kabar gembira,kamu dapat bermain di drama baru yang akan aku maini. Karena Yoon kondaknim kehabisan pemain,jadi aku bisa memberikan peran pemain ini padamu. Ku harap kamu tidak mengecewakanku. Terimakasih”

Ahhh nan jinja haengbokhada! (Ah aku benar-benar senang)”

Akh!” tiba-tiba terdengar teriakan dari luar yang membuat Jinri yang tadi sibuk dengan kesenangannya pun menoleh.

Jeoge mwoya? (Apaan tuh)” ucap Jinri dengan nada takut lalu perlahan keluar dari kelasnya dengan langkah lambat-lambat.

“Akh! Appo!!! Naega baboya! Tck!” terdengar suara seorang pria.

Jinri pun sudah berada di ambang pintu dan mendapati seorang pria yang sedang terduduk di lantai koridor sembari memijat-mijat kakinya.

Musun soriyo? (Ada apa)” tanya Jinri. Pria itu menolehkan pandangannya pada Jinri dan seketika mulutnya sedikit terbuka dengan mata berbinar menatap Jinri, seakan terpesona akan gadis itu.

Cheonsa?(Malaikat)” gumam pria itu tanpa sadar

Yak! Mworago!? (Apa katamu)” ucap Jinri memastikan pendengarannya.

Ahniya,” pria itu menganggruk belakang kepalanya yang tidak gatal, merasa salah tingkah.

Ck! Menyusahkan sekali!” Jinri hendak masuk ke dalam kelasnya kembali tetapi panggilan pria itu membuatnya menghentikan langkahnya.

“Eh! Chamkan! Tolong bantu aku,aku tadi terjatuh terduduk dan kakiku keseleo.” ucap pria tersebut

“Memangnya aku peduli? Memangnya aku menanyakan bahwa kau terjatuh atau tidak?” Jinri berucap ketus sembari menatap pria itu dengan tatapan tak selera

“Namaku Park Jungshin dari fakultas hukum…” Jungshin—pria itu—tersenyum kepada Jinri, membuat Jinri terdiam beberapa menit karena merasa mengenali nama itu.

“Ah!” pekik Jinri mengingat sesuatu dan lalu menatap Jungshin dengan mata berbinar,semantara pria itu hanya memiringkan kepalanya bingung menatapnya “KAU ADIKNYA SUBIN SUNBAE!!!” teriak Jinri menggema di koridor yang masih tampak sepi itu.

“Ssttt!! Jangan keras-keras!” Jungshin meletakan telunjuknya di depan mulutnya.

“Sini kubantu!” Jinri langsung melangkah kearah Jungshin dan membantu pria itu berdiri, Jungshin merasakan pipinya panas saat Jinri megenggam kedua tangannya. “Kenapa bisa kamu ada di kampus sepagi ini? Dan di mana Subin sunbae?” tanya Jinri

“Aku memang biasa datang pagi-pagi dan jarang sekali berangkat dan pulang bersama Subin nuna,” Jungshin menjawab sembari tersenyum menatap Jinri yang menatapnya dengan tatapan aegyeonya tanpa berkedip, dan terlihat sangat lucu bagi Jungshin.

“Eoh? Begitu?” ucap Jinri“Neo jinjja kyeopta! (Kau sangat tampan) Subin sunbae saja sangat cantik.” puji Jinri dan lagi-lagi membuat wajah Jungshin berseri-seri.

“Ah kau bisa saja,”

“Ayok sini, ku obati kakimu,” Jinri langsung menarik Jungshin menuju kelasnya dan lalu gadis itu langsung sibuk mencari obat untuk mengobati kaki pria itu.

“Tak usah mencari obat apapun, aku bisa minta dipijat oleh tukang pijat.” ucap Jungshin sembari tersenyum kepada Jinri, gadis itu menatap Jungshin dan seketika terepsona akan senyuman pria itu.

Geurae? (Begitu) arraseo(baiklah),” Jinri pun berjalan ke arah kursi di sebelah Jungshin dan duduk di situ. “Tapi apa kamu bisa berjalan?” tanya Jinri sembari menatap Jungshin yang berada di sebelah kirinya dan pria itu tampak mengangguk.

“Tenang saja, aku bisa berjalan kok.” Jungshin meyakinkan dan lalu balas menatap Jinri yang sedang menatapnya “Namamu siapa?” tanyanya.

“Jinri, Choi Jinri! Anak dari jaksa Choi In Hwa, kau pasti kenal dengan ayahku!”

“Tentu saja aku kenal, ternyata benar jaksa Choi mempunyai anak yang cantik,”

“Tentu saja aku cantik! Dan pasti sangat cocok dengan Luhan sunbae!” Jinri pun tersenyum-senyum sendiri membayangkan dirinya berpasangan dengan Luhan, tanpa ia ketahui, raut wajah Jungshin yang ceria tiba-tiba berubah.

Eoh? Kau menyukai Luhan sunbae?” tanya Jungshin dan Jinri mengangguk mantap “Sepertinya kau harus baca berita terbaru tentang Oh Hyerim,” ucap Jungshin lagi

“Untuk apa aku membaca berita actress sok cantik itu?” terlihat sekali nada bicara Jinri sangat ilfeel.

“Baca saja, ku harap kau tak patah hati.” setelah mengatakan itu, Jungshin langsung pergi meninggalkan Jinri dengan kaki yang ia geret.

Jinri mengerutkan keningnya,sakit hati apa maksudnya? Pikir gadis itu. Karena penasaran ia langsung mengambil ponselnya dan mencari berita tentang Hyerim. Saat membaca berita terbaru tentang actress tersebut, Jinri hanya bisa melongo dengan mulut terbuka lebar dan ia menatap kesal layar ponselnya itu.

“Oh Hyerim gadis sial!” umpatnya.

****

“Hyerim-ah! Kau membuat gossip!” teriakan Yoonjo di telepon sudah menjadi sarapan bagi Hyerim pagi ini.

Gossip musun? (Gossip apaan sih)” tanya Hyerim bingung. Baru saja dirinya bangun dan menerima telepon dari Yoonjo yang ternyata sebuah teriakan sahabatnya itu yang dapat membuat gelendang telinganya pecah.

“Kau belom tahu!?” pekik Yoonjo dan Hyerim hanya menggeleng walaupun ia tahu bahwa Yoonjo tak dapat melihatnya,ia bisa mendengar Yoonjo menghembuskan nafasnya. “Bukalah internet sekarang,dan segeralah searching namamu di browser.”

Setelah mengatakan itu, Yoonjo langsung memutuskan sambungan itu. Hyerim hanya memasang tampang bingungnya, sebenarnya gossip apa yang dia buat sampai sahabatnya yang selaku managernya berteriak pagi-pagi seperti itu.

Hyerim melangkahkan kakinya menuju meja belajar dan menyalahkan laptopnya, ia langsung mensearching berita terbaru tentang dirinya di internet. Dan betapa terkejutnya dirinya saat membaca berita terbaru tentangnya, Hyerim tampak menyipitkan matanya membaca seksama apa yang di tampilkan di layar laptopnya dan berharap bahwa ia salah baca.

“Actress pendatang baru, Oh Hyerim sedang menjalin hubungan asmara dengan seorang mahasiswa di kampus tempat ia berkuliah yakni Dongguk University. Mahasiswa yang kita juluki Mr.X ini kemarin terlihat bersama dengan actress pemeran utama drama Winter Fantasy,Oh Hyerim. Mr.X kemarin sore tampak mengunjungi Starlight Cafe,cafe milik ibu Oh Hyerim, ia tampak bersama dengan Oh Hyerim dan meneriakan kata ‘saranghae’ yang membuat beberapa pengunjung cafe memperhatikan mereka,mereka berdua memang sedang tampak bercanda di cafe tersebut sampai Mr.X menerikan kata-kata tersebut. Dan beredar juga berita tentang mereka yang bersama di koridor kampus dari beberapa mahasiswa dan mahasiswi Dongguk University. Tapi sampai sekarang belum ada konfrimasi dari Star Contest Media , agensi dari Oh Hyerim mengenai berita tersebut.”

Beredar berita tersebut di lengkapi oleh foto Hyerim dan Luhan di Starlight Cafe kemarin. Hyerim rasanya akan mati di tempat membaca berita itu dan ia menatap sinis fotonya dengan Luhan di cafe ibunya kemarin, ia dapat merasakan darahnya naik ke kepalanya. Harusnya gossip seperti itu tidak beredar kalau pria menyebalkan bernama Xi Luhan itu tidak melakukan hal konyol dan gila yang dapat membuat kepala Hyerim pecah seketika.

“Xi Luhan! Neo juguesseo!(kau akan mati)” ucap Hyerim geram menatap layar laptopnya dengan tatapan tajam.

“Geunaldo neoneun geuraesseo pyeongsoboda iljjik jamdeulgo
Aesseo oemyeonharyeo haebwatjiman
Namjan ttokgata namjan da ttokgata
Naega wonhan sarangi anya igeon jinjja sarangi anya
(uh uh uh uh~ uh uh uh uh~)”

Ponsel Hyerim yang berada di sebelah kanan laptopnya, berdering menandakan panggilan masuk. Hyerim menoleh kearah ponselnya dan mengambilnya, selama beberapa saat Hyerim hanya menatap layar ponselnya bingung karena yang meneleponnya nomor yang tidak ia kenal. Karena ponselnya terus berbunyi, Hyerim pun mengakat panggilan itu.

Yeboseoyo?” ucap Hyerim ragu “Nuguji?(Siapa ya)” tanya Hyerim

“Oh Hyerim, naya (Ini aku),” terdengar suara seorang pria dari ujung sana.

Nde? Nugu?” tanya Hyerim masih belum mengetahui siapa yang menghubunginya itu tetapi ia merasa mengenali suara pria itu.

Naya ,Xi Luhan! Neo namjachinggu-yaaa!” Hyerim langsung berdiri dari duduknya dan tiba-tiba ia merasakan darahnya naik ke kepalanya. Mengingat kekesalannya pada pria itu yang menyebarkan gossip tak mutu ke se-antreo Korea tentang dirinya.

YAK! XI LUHAN! JAKNEUNDA! (KU BUNUH KAU), bisa-bisanya kau membuat gossip tak mutu seperti itu! Neo jugeullae? (Kau mau mati)” teriak Hyerim membuat Luhan menjauhkan ponselnya dari telinganya.

Yak! Jangan berteriak-teriak seperti itu!”

“Sesukaku! Biarkan saja kau menjadi tuli,aku sangat bersyukur.”

“Yak! Kau ingin memilik pacar yang tuli?”

Namjachinggu musun? (Pacar apaan sih) aku ini menyukai…—” Hyerim langsung menutup mulutnya saat ia hampir saja mengatakan bahwa ia menyukai Jonghyun.

“Menyukai siapa? Aku ya? Aku sudah tahu kok!” ucap Luhan percaya diri

Heol(dih) kau sangat percaya diri sekali ya tuan pembawa sial!?”

“Tuan pembawa sial!? Apa maksud ucapanmu!?” Luhan tak terima dengan sebutan yang di berikan Hyerim padanya

“Tentu saja kau pembawa sial,pertama bertemu saja di awali dengan aku ditabrak oleh mobilmu, lalu kau seperti sasaeng fans yang mengejar-ngejarku dan membuat gossip konyol itu beredar ke mana-mana!”

“Bukannya tak apa bila publik mengetahui kita bercapacaran? Jadi tidak ada actor yang dengan sembarangan memacarimu.”

Ck! Terserah!” ucap Hyerim geram “Dan kau dapat nomorku dari mana?” tanya Hyerim.

“Adikmu, Sehun,” jawab Luhan.

“Bocah itu ingin kubunuh ya?” gumam Hyerim dan lalu langsung menutup sambungan itu dan lalu melempar ponselnya ke ranjang dan dirinya langsung loncat dan tiduran di ranjangnya sembari memeluk gulingnya dan berguling-guling frustasi di atas ranjang.

AKHHH!! MENYEBALKAN SEKALIIII!!!” teriak Hyerim frustasi.

****

Seorang gadis tampak memandangi ponselnya, sudah berapa kali ia memandangi ponselnya yang menampilkan berita yang membuatnya membenci seorang sesempurna Oh Hyerim.

“Jinri-ya,” panggil Soojoong pada gadis itu —Jinri—

Jinri mengangkat kepalanya menatap Soojoong yang tengah duduk di sampingnya “Apa?” tanya Jinri dingin.

“Aku tahu kamu menyukai Luhan sunbae tapi kurasa Luhan sunbae itu menyukai Oh Hyerim,” ucap Soojoong membuat mood Jinri tambah buruk saja hari ini.

ANDWAE! Tidak bisa begitu! Luhan sunbae tidak bisa bersama Oh Hyerim sialan itu!” pekik Jinri agak nyaring membuat Soojoong menyuruhnya untuk tidak berisik dan tenang.

“Tenanglah, Jinri-ya, kalau ada fans Oh Hyerim di sini kamu bisa di habisi.” Soojoong mengedarkan pandangan ke seluruh kantin di tempat mereka berada sekarang,sementara Jinri tampak acuh dan hanya meremas-remas rok mini yang ia pakai dengan kesal.

“Luhan sunbaeneun naekkoyaa!! (Luhan sunbae itu milikku)” ucap Jinri dan Soojoong hanya menghembuskan nafasnya berat.

“Jinri-ya,jangan kekanak-kanakan seperti ini,”

“Kekanak-kanakan katamu!? Aku hanya berusaha memiliki apa yang ku inginkan!” Jinri menatap Soojoong dengan tatapan berapi-api.

Soojoong lagi-lagi hanya menghembuskan nafasnya berat, memaklumi sifat Jinri yang sangat kekanak-kanakan. Soojoong sudah biasa akan sifat sahabatnya itu, ia tahu dari kecil Jinri terlalu di manja,apapun yang ia inginkan harus ia miliki dan ia tidak mau apapun miliknya di rebut oleh orang lain.

“Wah!! Oh Hyerim-ssi berpacaran ya dengan Xi Luhan?” ucapan seorang gadis dari meja sebelah membuat Jinri dan Soojoong menoleh padanya.

“Sepertinya iya, Semi-ah. Lihat saja berita terbaru tentang Oh Hyerim, pria yang di juluki Mr.X itu jelas-jelas Xi Luhan sunbae.” ucap gadis bernama Kim Jaekyung pada Oh Semi.

Semi menatap sekilas Jinri sembari tersenyum, senyum yang Jinri tahu adalah sebuah hinaan kepadanya. “Jinri-yaaa annyeong,” sapa Semi sok ramah dan akrab bagi Jinri.

“Jinri-ya ,aku dengar kau menyukai Luhan sunbae, tak apakan kalau Luhan sunbae dan Oh Hyerim-ssi berpacaran?” tanya Semi dengan nada bicara dibuat-buat manis.

Jinri tampak memutar kedua bola matanya malas dan lalu menatap Semi—yang selama ini menjadi rivalnya— dengan tatapan dinginnya.

“Luhan sunbae itu akan menjadi milikku! Lihat saja nanti!” Jinri menatap Semi dengan tatapan menantang sementara Semi hanya tersenyum kecut.

“Baiklah, kita lihat saja nanti. Apakah kau bisa menandingi kesempurnaan yang di miliki Oh Hyerim,” ucap Semi dengan nada remehnya.

“Jangan meremehkan aku! Aku pasti akan mengalahkan Oh Hyerim itu!” ucap Jinri tegas.

“Aku akan mengalahkan Oh Hyerim! Lihat saja!” gumam Jinri dalam hati.

****

Hyerim tampak sedikit kacau hari ini, bahkan ia lupa bagaimana cara menjaga image dengan berpenampilan sempurna di hadapan orang-orang saat di kampus. Gossip sialan itu membuat kepala Hyerim rasanya ingin pecah,bahkan di kampus ia mendapat beberapa kritik dan komentar positif karena gossip itu di antaranya seperti ini.

“Baru saja menjadi actress pendatang baru sudah membuat gossip berpacaran,”

Huh! Sensasi ya? Ckckck gossip skandal pacaranmu membuat musim semi menjadi panas!”

“Kau itu seorang actress cantik dan beruntung sekali berpacaran dengan Luhan-ssi yang tampan.”

“Luhan sunbae dan sunbae sangat cocok!”

“Cocok apanya?” gumam Hyerim dalam hati saat ia mengingat salah satu komentar seorang hoobae perempuan padanya. Rasanya kalau ia dan Luhan benar-benar terjadi, dunia ini akan kiamat.

Hyerim melangkah ke arah kantin dan mencari-cari sahabatnya, yakni Yoonjo. Saat sudah menemukan Yoonjo, ia langsung melesat menemui Yoonjo yang tengah sibuk berteleponan dengan seseorang.

Ne unni, khamshamnida, keuno (aku tutup ya) annyeong.” Yoonjo pun memutuskan sambungan telepon itu dan lalu menatap Hyerim yang sudah duduk di hadapannya.

Eoh? Bagaimana kabarmu hari ini dengan gossip itu?” tanya Yoonjo

“Rasanya duniaku hancur begitu saja,” jawab Hyerim dengan nada datarnya.

“Kurasa kamu dan Luhan lumayan cocok,” celetuk Yoonjo membuat Hyerim melotot.

“Ahahah! Bercanda Hye-ah,” ucap Yoonjo geli menahan tawanya, sementara Hyerim menatapnya datar. “Hye-ah, Luhan dan Sehun itu akrab ya?” tanya Yoonjo membuat Hyerim menaikan sebelah alisnya.

“Akrab apanya?” tanya Hyerim merasa aneh dengan pertanyaan Yoonjo.

“Lihat saja, mereka tampak akrab…” Yoonjo menunjuk sebuah objek di belakang Hyerim, membuat Hyerim menolehkan kepalanya ke belakang dan menganga lebar melihat Sehun berjalan dengan Luhan dan tampak akrab.

Jeoge mwoya!? (Apaan tuh) kenapa mereka..—Sehun…— dan Luhan?” pekik Hyerim

“Mereka berdua seperti sepasang adik-kakak ya, bahkan wajah mereka mirip seperti anak kembar,” ucap Yoonjo membuat Hyerim menatapnya tajam tak terima.

“Dia itu adikku! Mana mungkin mirip dengan orang yang menyebalkan itu!” ucap Hyerim dengan nada jengkelnya tak terima bahwa adiknya —Sehun— di bilang mirip dengan Luhan.

“Tapi memang kenyataannya begitu.” ucap Yoonjo.

Lalu, Hyerim pun menatap Luhan dan Sehun yang sekarang sudah duduk di salah satu meja kantin dan mengobrol bersama , memang benar kata Yoonjo bahwa wajah mereka berdua sangat mirip.

“Bahkan kamu yang kakaknya saja tidak memiliki kemiripan wajah dengan Sehun,” ucap Yoonjo membuat Hyerim bergeming baru menyadari bahwa memang iya bahwa adiknya itu tidak mirip dengannya,bahkan mereka selalu di bilang bukan seperti adik dan kakak.

“Kenapa adikku malah mirip orang lain?” ucap Hyerim dalam hati

****

Hyung, kau telah membuat skandal asmara bersama nunaku,” ucap Sehun pada Luhan yang duduk di sebelahnya sembari menyeruput bubble teanya.

Hmm.. Kau setujukan aku dengan nunamu?” tanya Luhan dan Sehun langsung mengangguk cepat.

“Setuju sekali! Kalau aku punya kakak ipar sepertimu, rasanya menyenangkan sekali, kita sangat mirip…” ucap Sehun

“Hey! Luhan!” tiba-tiba Jongdae datang dan duduk di hadapan Luhan dan Sehun

Eoh? Jongdae? Kenapa?” tanya Luhan kepada sahabatnya itu.

“Aku baru menemukan informasi bahwa ada panti asuhan terpencil di dekat Sungai Han, tak banyak orang yang mengetahui panti asuhan itu,” ucap Jongdae

“Apakah mungkin adikku ada di sana?” ucap Luhan

“Mungkin saja,” ucap Jongdae.

“Adik? Ada apa dengan adikmu, hyung?” tanya Sehun bingung.

“19 tahun yang lalu adikku hilang, Sehun-ah karena sebuah kecelakaan,” jawab Luhan tiba-tiba murung, Sehun jadi tidak enak hati membuat Luhan sedih.

“Eh.. Maaf aku tidak tahu, hyung,” ucap Sehun dan Luhan menatapnya sembari tersenyum.

Gwenchana,” jawab Luhan dan Sehun pun memberanikan diri mengusap-usap punggung Luhan.

“Walaupun hyung kehilangan seorang adik, aku di sini bersedia menjadi adikmu,” ucap Sehun sembari tersenyum dan entah mengapa membuat Luhan merasa lebih tenang.

****

“Aku pulang!!!” teriak Hyerim tapi yang ia dapati hanyalah suasana rumahnya yang hening.

Bagaiman tidak hening? Sekarang saja sudah menunjukkan pukul setengah 10 malam dan tentu saja ayah, ibu, dan adiknya sudah terlelap seusai makan malam. Hyerim melepaskan sepatu sendalnya dan berjalan ke arah kamarnya yang berada di lantai atas,ia hari ini pulang terlambat karena sepulang kuliah ia harus mengiklani sebuah CF. Hyerim berjalan ke arah kamar mandi yang menyatu dengan kamarnya, mencuci mukanya di wastafel dan menggosok gigi.

Seusai membersihkan diri, Hyerim keluar dari kamarnya dan melihat ponselnya bergetar menandakan ada pesan yang masuk. Hyerim mengambil ponselnya di atas meja belajar dan dapat di lihat ada notifikasi kakaotalk yang masuk. Hyerim langsung membuka account kakotalknya dan tersenyum saat melihat siapa yang mengirimnya pesan kakaotalk.

From : Lee Jonghyun

Aku dengar kau syuting CF sampai malam di KBS dari Yoonjo, ia mengatakan kau baru pulang tadi. Beristirahatlah dan tidur dengan nyenyak ^^ jangan lupa makan agar tidak sakit, kesehatanmu lebih utama dan ingat besok kau sudah mulai syuting drama Counfusing Love bersamaku dan Subin. Dan tentang hubungan asmaramu, selamat ya, aku harap Luhan bisa menjaga adik kecilku yang manja ini dengan baik. Maaf oppa mengirimmu pesan malam-malam begini dan panjang. Selamat malam dan selamat tidur Hye-ah.

Senyum Hyerim memudar saat membaca bagian “Dan tentang hubungan asmaramu, selamat ya, aku harap Luhan bisa menjaga adik kecilku yang manja ini dengan baik.” Apakah Jonghyun menyetujui hubungannya dengan Luhan? Kenapa harus setuju? Dan kenapa Jonghyun menyebutnya adik kecil? Apakah di mata Jonghyun ia hanya seorang bocah bukannya seorang wanita?

Aishhh!!” Hyerim memukul-mukul kepalanya frustasi dan lalu menggeletakkan ponselnya di meja belajarnya dan lalu menatap benda mungil itu lama, setelah itu Hyerim mengambil ponselnya kembali dan mengetik balasan kakaotalk untuk Jonghyun.

To : Lee Jonghyun

Terimakasih oppa (: ♥, aku akan menjaga kesehatanku dan kau juga jangan lupa untuk makan. Dan apa? Selamat atas hubunganku dengan Luhan! Yak! Adik kecilmu yang manja ini masih menunggu seseorang menatapnya sebagai wanita dan tidak mungkin dengan Xi Luhan itu, jadi tenanglah adik kecilmu ini masih tetap menjadi adik kecilmu;p. Dan yang terakhir, selamat malam oppa dan semoga mimpi indah ^^ {}

Jari Hyerim berhenti di atas layar ponselnya dan lalu menggelengkan kepalanya merasa pesan kakaotalk itu sedikit aneh dan lalu mulai menghapus beberapa kata dan emoticon.

To : Lee Jonghyun

Terimakasih oppa (:, aku akan menjaga kesehatanku. Selamat malam oppa dan semoga mimpi indah ~

Lalu Hyerim pun mengsend pesan itu dan meletakkan ponselnya di meja belajarnya. Hyerim meletakkan kepalanya di atas meja belajarnya terlihat sedikit frustasi.

“Apakah Jonghyun oppa memiliki perasaan yang sama denganku?” gumam Hyerim.

Bisa dilihat Jonghyun dari awal bertemu dengan Hyerim saat syuting drama Winter Fantasy, dia sangat baik kepada Hyerim bahkan perhatian kepada gadis itu. Jonghyun selalu menyebut Hyerim sebagai adiknya, apakah pria itu menyukai Hyerim?

Ah! Lebih baik aku tidur saja,” ucap Hyerim saat melihat jam dinding yang ada di kamarnya menunjukkan pukul 10 malam dan lalu ia pun berjalan ke arah ranjangnya.

Baru saja Hyerim sampai di ranjangnya dan mencoba untuk memejamkan matanya, tiba-tiba suara derap langkah kaki terdengar melewati kamarnya. Hyerim membuka matanya kembali, siapa yang malam-malam berjalan di lorong rumahnya itu?

YAK! NUGUJI!?” teriak Hyerim kepada orang itu karena penasaran tetapi ia juga takut kalau orang itu mungkin saja perampok yang ingin merampok rumahnya.

Nuna,” terdengar suara Sehun dari luar dan lalu Sehun membuka pintu kamarnya. Sehun menyembulkan kepalanya dari balik pintu dan menatap Hyerim.

“Belum tidur?” tanya Sehun kepada Hyerim dan Hyerim hanya menggeleng dan menjawab.

“Aku hendak tidur sampai kau menimbulkan suara berisik malam-malam begini,” jawab Hyerim dan lalu menatap Sehun curiga. “Kenapa baru malam-malam begini kau pulang?” tanya Hyerim mengintrogasi adiknya.

“Aku bermain bersama Luhan hyung ke arena ice ring di Lotte World,” jawab Sehun membuat Hyerim tiba-tiba merasa kesal mendengar nama Luhan dan tadi apa? Sehun dan Luhan bermain bersama?

Ice ring? Musim semi begini kalian bermain ice ring? Aneh sekali…” ucap Hyerim

“Itu kemauan Luhan hyung,

Namja aneh,”

“Aneh-aneh begitu pacarmu jugakan nuna?” setelah Sehun mengucapkan itu, Hyerim langsung menimpuknya dengan bantal dan berhasil mengenai wajah tampan adiknya itu.

“Pacar apaan hah!? Aku bahkan tidak mengkonfrimasi hubungan kita berdua!”

“Tidak mengkonfrimasi? Aigooo nuna, nuna, lihatlah internet, Star Contest Media telah mengkonfrim hubungan kalian.” ucap Sehun dan lalu langsung melesat pergi dari kamar Hyerim sementara sang empunya kamar hanya menganga tak mengerti.

“Kapan aku mengkonfrimnya?” gumam Hyerim.

Karena penasaran, Hyerim harus kembali menuju meja belajarnya, membuka laptop dan mensearching berita tentangnya dan saat ia menemukan berita terbaru tentang dirinya sendiri,rasanya darahnya naik ke ubun-ubun.

“Star Contest Media mengkonfrimasi hubungan asmara Oh Hyerim.

Actress pendatang baru Oh Hyerim baru-baru ini terlibat skandal asmara. Dan setelah berita ini tersebar, Star Contest Media, agensi dari Oh Hyerim mengkonfrimasi bahwa memang actress asuhan mereka itu tengah menjalin hubungan asmara dengan pria asal China yang kita juluki Mr.X di Dongguk Unniversity. Star Contest Media juga mengharapkan dukungan dari para fans tentang hubungan mereka dan Oh Hyerim juga akan memulai syuting drama barunya bersama Lee Jonghyun dan Park Subin”

“Xi Luhan! Matilah kauuuuu!!!” gumam Hyerim

To Be Countinued

Hey hey Hye back karena emang part 2 dan 3 pas itu udah kelar eheheh. Oh ya bagi kalian pasti merasa gaje ini judul complicated fate dan di teaser kayak ada kaitan hubungan adek-kakak yang belibet,ya emang ada itu hubungan adek-kakak yang belibet tapi buat part-part awal masih ada bumbu-bumbu(?)Romance antara Hyerim-Luhannya ^^ dan jangan lupakan komen ya,mau cepet lanjut? Komen dong:p kalo gak komen minimal kalian nge-like ini ff (banyak maunya *di tabok*) thankyou~

Advertisements

Author:

A tinkerbell who dream to be Luhan's future wendy — Also an amature author, k-drama trash, k-running man freak, eternal ELF, ahjussi and korean actor addict in the same time

22 thoughts on “FF : Complicated Fate Part 3 [The Scandal and I Can Feel You]

Write ur Love Letter . . . <3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s