Posted in AU, Chapter, Family, Fanfiction, FF : Complicated Fate, PG-15, Romance, Sad, Tragedy

FF : Complicated Fate Part 8 [Something Wrong]

image

Title : Complicated Fate Part 8

Subtitle : Something Wrong

Genre : Family, Romance, AU, Sad, Tragedy

Lenght : Multi Chapter

Rating : PG-15

Author : Kim Hyerim

Cast :

-Hyerim (OC) as Oh Hyerim

-Luhan EXO-M as Xi Luhan

-Sehun EXO-K as Oh Sehun

-Sulli F(x) as Choi Jinri

-Subin Dal Shabet as Park Subin

-Yoonjo Hello Venus as Shin Yoonjo

-Jonghyun CNBLUE as Lee Jonghyun

Backsound : SM The Ballad Vol.2 – When I was where u were | Hello Venus – Same

“Aktris pendatang baru, Choi Jinri dikabarkan tengah menjalin hubungan kasih dengan sunbaenya di Dongguk University. Yang uniknya adalah Xi Luhan, kekasih dari Choi Jinri dulunya adalah kekasih Oh Hyerim, yang diketahui hubungan keduanya telah berakhir 2 minggu lalu. Begitulah pernyataan resmi dari Dream House Entertainment

Nunaaaa!!!!” seruan Sehun membuat Hyerim memutarkan bola matanya, malas menghadapi adik super menyebalkannya itu.

Hyerim kembali fokus pada TV yang menayangkan acara infortainment artis nasional. Sudah 2 minggu pasal terjadinya Luhan menjalin hubungan kasih dengan Jinri walau terlihat agak kaku.

Nunaaaa!!!” Sehun menjerit-jerit tak karuan sembari menghentakan kakinya di lantai saat ia sudah berada disebelah Hyerim, membuat sang kakak terganggu.

“YAKKK! KEUMAN! (BERHENTI) KEOGI KKAJI! (SAMPAI DISITU)  Nan jinjja michigetda (aku benar-benar mau gila) kalau kau seperti itu terus, Oh Sehun!” seru Hyerim jengkel, sementara Sehun hanya menyengir menanggapinya.

Nuna, ttrahae, ttrahae (ikut aku).” Sehun menarik-narik tangan Hyerim

Yak! Eoddikayo? Nan shireoyaaaa!!!

“Ayolah, ddak hanbonman(sekali ini saja, ya),” Sehun tetap memelas sambil menarik-narik tangan Hyerim. Hyerim menghela napasnya melihat tingkah adiknya ini.

Arraseo,” setelah Hyerim setuju, Sehun langsung menariknya dengan wajah tersenyum lebar.

Sehun memberhentikan langkahnya di halaman belakang, dan melepaskan genggaman tangannya pada Hyerim. Gadis itu seketika membulatkan matanya saat melihat Luhan sedang duduk dipinggir kolam ikannya.

Nuna, aku pergi dulu yah~ dah.” Sehun hanya tersenyum jahil dan lalu pergi

“Anak itu.” Hyerim hanya mendengus

“Heh nona Oh, ingin diam terus seperti itu? Ayo duduk di sini.” ucap Luhan

“Ck!” Hyerim berdecak tapi pada akhirnya ia duduk juga disamping Luhan. Suasana canggung pun mendatangi mereka.

“Bagaimana, hubunganmu dan Jinri?” Satu pertanyaan lolos dari mulut Hyerim

“Biasa saja,” jawab Luhan, matanya menerawang menatap langit senja.

Hyerim hanya memperhatikannya dari samping, ia menatap lekat wajah Luhan. Entah bagaimana, perasaan itu muncul, tiba-tiba Hyerim merasakan geteran keras didadanya. Gadis itu langsung menggeleng kuat-kuat, menampik perasaan yang tiba-tiba mendatanginya.

“Kenapa menatapku? Kau terpersona padaku Oh Hyerim-ssi?” ucap Luhan sembari menatap Hyerim dan menaikan sebelah alisnya. Hyerim tampak salah tingkah.

Yak! Ahnia!!” elak Hyerim dan lalu menundukan kepalanya. Luhan tersenyum jahil dan lalu mendekatkan badannya ke badan Hyerim.

Jeongmalyo?”

Keuraeee!!” Hyerim memundurkan badannya, dan Luhan semakin mendekatinya lalu meraih kedua tangannya.

Hyerim membelalakan matanya saat mata Luhan menatap matanya lekat dan mendekatkan wajahnya kearah wajah Hyerim. Ketika jarak mereka semakin sempit, Hyerim memilih menutup kedua matanya. Luhan mengangkat tangan kanannya untuk membenarkan rambut Hyerim yang agak berantakan, dan menyelipkan helaian rambut gadis itu dibelakang telinganya.

Luhan hanya tersenyum melihat Hyerim yang kemudian membuka matanya dan menatapnya bingung. Luhan mencubit hidung gadis itu.

“Lucu sekali dirimu, Hyerim-ah. Ahaha.”

“Lucu apanya huh?! Kau menjahiliku lagi ya?” Hyerim segera menjauh dari Luhan dan melipat tangannya didepan dada, bibirnya cemberut tanda ia kesal.

“Hmmm… entahlah…” Luhan kembali menatap langit. “Hye-ah, setiap kali aku melihat Sehun, aku merasakan sebuah perasaan rindu yang mendalam. Aku merasa ia mirip denganku, ia seakan seperti adikku. Kamu maukan membagi Sehun untuk kujadikan adik? Ya, dia adalah adik kita.” Luhan lalu berlalu menatap Hyerim.

“Eh?” Hyerim tampak bingung untuk beberapa waktu. “Tentu saja boleh. Eunggg…. memangnya Sehun mirip dengan adikmu ya?”

Luhan mengakat kedua bahunya sebelum menjawab. “Entah, aku saja tidak tahu.”

“Adikmu dari kapan hilang?” tanya Hyerim hati-hati, kemudian Luhan menatapnya lekat membuat jantung Hyerim berdetak tak karuan.

“19 tahun yang lalu,” jawab Luhan terdengar nada kepedihan didalamnya. “Dulu keluargaku berlibur ke Korea dan saat itu adikku, Shixun lahir. Lalu tepat pada tanggal 16 April 1995 kami sedang berkunjung ke Pyeongtaek, Gyeongi-do sampai akhirnya kami sekeluarga tertimpa kecelakaan, Shixun pun hilang.”

Hyerim mendengarkan dengan seksama, ia menatap profil Luhan dari samping, entah kenapa cerita pria itu membuatnya merasakan perasaan aneh akan suatu hal.

“Orang tuaku sudah melapor pada polisi tapi tidak ada tanda-tanda dari Shixun adikku, ummaku percaya adikku masih hidup, ia hanya terkena luka bakar di kaki kirinya dan mempunyai tanda lahir berbentuk bulan sabit didada kirinya.” lanjut Luhan.

Seketika jantung Hyerim bergemuruh cepat, jantungnya yang lemah tidak sanggup menerima kenyataan yang mengejutkan yang ia pikirkan. Tiba-tiba datanglah sosok Sehun ke arah mereka, Hyerim menatap sosok adiknya itu yang sedang membujuk Luhan untuk membeli bubble tea bersamanya, tak bisa Hyerim pungkiri bahwa Luhan dan Sehun benar-benar mirip.

“Apakah dia benar-benar adik kandungku?” gumam Hyerim dalam hati.

***

Oppa, ayo keluar bersama,” ucap Jinri yang berada di dalam mobil Luhan.

Hari ini Jinri diantar ke lokasi syuting oleh Luhan, yang sebenarnya hanya ingin melihat Hyerim dari dekat. Entah walau sudah memacari gadis lain, tapi Luhan tetap menaruh hati pada Hyerim.

Oppaaa!” seru Jinri karena Luhan hanya diam. Luhan mengerjap lalu menatap ke arahnya.

“Eh? Ya? Ayo turun.” ucap Luhan lalu turun dari mobil diikuti oleh Jinri.

Tanpa ragu sekalipun Jinri melingkarkan tangan kananya ditangan Luhan. Keduanya berjalan melewati para staff drama Confusing Love, sebagian dari mereka menggoda keduanya. Dan jujur saja Luhan terasa risih karena hal tersebut.

Kemudian, Jinri pun bersiap untuk scane dirinya setelah scane yang sedang berjalan, disaat Jinri sedang bersiap-siap, Luhan duduk di salah satu kursi yang ada di sana, ia memperhatikan jalannya syuting Confusing Love.

“Baiklah, camera roll! ACTION!” seru sutradara Yoon melalui pengeras suara.

Mata Luhan seketika terpaku saat melihat Hyerim-yang berperan sebagai Jung Semi- datang dan berjalan ke arah Kim Jaehyun, yang tak lain diperani oleh Jonghyun.

Oppa, Song In jung-neun nuguya?” tanya Semi-Hyerim-. Jaehyun-Jonghyun- tampak menatap lekat Semi yang menatapnya dengan pandangan ingin tahu.

“Dia hanya temanku,” jawab Jaehyun tenang

“Teman atau kekasihmu hah?!” tiba-tiba Semi berseru, “Apa yang kulihat kemarin? Kau berpelukan dan menciumnya!!”

“Semi-ya, kau salah paham sebenarnya kemarin itu..-”

“AKU TIDAK BUTA! AKU MELIHATNYA DENGAN MATA KEPALAKU SENDIRI.” teriak Semi memotong ucapan Jaehyun.

Saat Semi yang sudah berliang air mata hendak pergi, Jaehyun pun segera menariknya. Luhan langsung cepat tanggap apa scane selanjutnya, saat Jaehyun-Jonghyun- langsung memeluk Semi-Hyerim- dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Hyerim.

YAKKK!!! KEUMAN! KEOGI KAJIIIII!!!! (Berhenti, sampai di situ)” teriak Luhan yang sudah berdiri dari duduknya.

Semua mata tertuju padanya, Luhan langsung berjalan ke arah Hyerim dan menarik tangan kanan gadis itu.

“Apa-apaan kau ini?” ucap Hyerim menatap Luhan kesal

“Tadi kau ingin melakukan kiss scane kan?” ucap Luhan tajam

Keurom! (tentu saja)”

“Tidak boleh kau melakukan itu di hadapanku.”

Mwoya?! Ige musun dhasiya?! (Apa-apaan ini) utkijima(jangan melucu), Lu. Ije, naneun neo yeojachinggu ahniya (sekarang, aku bukan pacarmu).”

Tapi Luhan malah menarik Hyerim dan lalu memeluknya, membuat jantung Hyerim berdetak sangat cepat. Semua orang menatapnya terkejut, dan disisi lain, Jinri yang memperhatikannya dari jauh sudah meremas roknya kesal.

“Awas saja kau Oh Hyerim, setelah ini kau masih berdekatan dengan Luhan oppa, kubasmi kau!” gerutu Jinri.

***

Hyerim membanting pintu rumahnya kesal, ia tak habis pikir dengan Luhan di tempat syuting tadi. Dan anehnya ada yang tidak beres dengan perasaannya sekarang, ia merasa sangat nyaman saat dipeluk oleh pria itu. Hyerim langsung menggeleng kuat, ia tak mungkin jatuh hati pada Luhan.

“HYAK!” jerit Hyerim lalu langsung menghempaskan tubuhnya ke sofa ruang TV.

“Eoh nuna, kau sedang apa?” seakan seperti hantu, Sehun tiba-tiba muncul dan menatapnya lekat.

“Tiduran, kau tidak lihat hah idiot?” Hyerim memelototi adiknya

Aigoo kenapa aku punya kakak galak sepertimu? Harusnya aku punya kakak seperti Luhan hyung.

Awalnya Hyerim ingin protes saat mendengar ucapan Sehun, tapi seketika ia terdiam mengingat cerita Luhan tentang adiknya kemarin. Hyerim menatap wajah Sehun lekat yang berjarak beberapa senti dari wajahnya, karena lelaki itu berdiri di samping sofa.

“Kenapa menatapku seperti itu nuna? Kau terpesona olehku?” ucap Sehun sembari menatap Hyerim dengan senyum jahil

Heol terpesona darimananya?!” solot Hyerim sembari memutar kedua bola matanya. “Eoh Sehunnie, kamu punya tanda lahirkan didada kirimu?”

Sehun tampak mengangguk, “Eung ya, tanda lahir berbentuk bulan sabit.”

“ia hanya terkena luka bakar di kaki kirinya dan mempunyai tanda lahir berbentuk bulan sabit didada kirinya.”

Hyerim langsung menelan ludahnya saat mengingat kata-kata Luhan kemarin tentang adiknya.

“Memangnya kenapa nuna bertanya itu?” tanya Sehun

“Hun, kamu punya bekas luka bakarkan pada kaki kirimu?” Hyerim malah balik bertanya.

Sehun mengernyitkan keningnya bingung saat Hyerim mulai bertanya-tanya lagi yang menurutnya tidak begitu penting.

“Iya aku punya, umma bilang dulu saat balita, kakiku tak sengaja terkena lilin.” jawab Sehun

Hyerim merasakan ada sesuatu yang aneh di sini, mungkin ada sebuah fakta yang harus ia ketahui, bukan hanya dirinya saja yang harus tahu, tapi Sehun pun harus tau.

***

Ruang senat Dongguk University tengah dilanda suasana serius, para pengurus senat sedang mengadakan rapat untuk acara tahunan kampus mereka.

“Apa kalian ada usul untuk membuat event sebelum acara inagurasi pada akhir tahun?” tanya Subin, selaku bendahara senat.

“Mungkin kita bisa mengadakan bazar,” usul Yoonjo. Yang lainnya tampak mengangguk setuju, hanya Hyerim yang melamun dan pikirannya kemana-mana.

Ya! Kau Oh Hyerim! Kau ini ketua, kenapa melamun?” seruan Subin yang memperhatikan Hyerim, membuat gadis itu tersentak dan menatap anggota senat yang lain.

“Ah ya, mungkin bazar ide yang bagus…” Hyerim langsung menimpali. “Apa yang lain tidak punya ide lagi?” tanya Hyerim sembari menatap yang lainnya.

“Bagaimana kalau kita membuat event charity, membuktikan bahwa para mahasiswa juga masih peduli dengan orang-orang tidak mampu.” usul Son Seunghwan

Charity? Boleh juga.” sahut Myungsoo, selaku wakil lalu menatap Hyerim yang tidak fokus. “Bagaimana menurutmu Hyerim?” tanya Myungsoo

Hyerim lagi-lagi tersentak membuat semua pasang mata menatapnya prihatin, kecuali Subin yang menatapnya tajam.

“Ahhh… charity? Ide yang bagus, kita bisa mengunjungi beberapa panti jompo dan panti asuhan untuk menyumbangkan uang dari hasil usaha kita mengumpulkan dana. Jadi sebelum mengunjungi panti asuhan dan jompo, kita mencari dana dengan cara mengamen atau yang lainnya, dan lalu hasilnya kita sumbangkan.” ucap Hyerim akhirnya menumpahkan pendapatnya.

“Ide yang bagus! Joomyeon-ah, kau segera buatkan proposalnya.” ucap Myungsoo dan dijawab anggukan oleh Joomyeon.

Setelah itu rapat pun selesai, para anggota senat pun keluar dari ruang senat. Hyerim masih termenung di tempatnya, sampai Yoonjo menarik tangan kanannya membuat Hyerim menatapnya.

“Ada apa denganmu? Ada yang menganggu pikiranmu? Sepertinya kau tidak fokus sekali,” ucap Yoonjo menatap sahabatnya lekat. Hyerim hanya menghela napas. “Apa jantungmu berkontraksi lagi? Kamu tahukan, jantungmu sekarang mulai melemah kembali, jadi kamu harus..-”

“Iya aku tahu, Yoong. Aku harus menjaga kondisi jantungku, tapi untuk saat ini kondisi jantungku baik-baik saja,” ucap Hyerim, tetapi Yoonjo masih menatapnya lekat seakan tahu ada yang tidak beres dengan Hyerim.

“Aku sungguh baik-baik saja, dan kurang lebih dari 2 minggu syuting Confusing Love segera berakhir, aku bisa beristirahat total,” Hyerim berucap sembari tersenyum dan menatap Yoonjo, dan lalu berdiri dari duduknya. “Aku duluan ya, ada urusan yang harus kuurusi dengan sutradara Yoon.”

Hyerim pun langsung beranjak pergi, karena tidak ingin Yoonjo menayakan ini itu. Sebenarnya ia tidak tahu ingin ke mana sekarang, ia hanya perlu menyendiri karena terpikirkan oleh cerita tentang adik Luhan.

***

“Xiao Luuuu!!!” jeritan Jongdae terdengar saat memasuki perpustakaan kampus, membuat beberapa orang terganggu, ia buru-buru membungkuk meminta maaf dan lalu menghampiri Luhan yang sedang membaca buku d itengah ruangan.

“Luhan!” bisik Jongdae, membuat Luhan mengalihkan pandangan kearahnya.

“Ada apa kau datang-datang membawa kebisingan?” ucap Luhan pelan sambil menatap Jongdae tajam, sementara Jongdae hanya menyengir konyol dan duduk di hadapan Luhan.

“Kamu tahu tidak? 2 hari kedepan para anggota senat akan mengadakan event charity, dan…-”

“Ya, aku sudah dengar dari Sehun.” Luhan segera memotong tanpa minat dan membaca bukunya kembali.

“Ya dengarkan dulu, aku dengar event charity ini akan mengelilingi panti jompo dan panti asuhan di sekitar Seoul sampai Pyeontaek! Kau bisa ikut event ini untuk mencari adikmu, Luhan!” ucap Jongdae antusias.

Luhan segera menurunkan pandangan dari bukunya, ia memang sudah dengar akan ada event charity dari Sehun, tetapi ia tidak tahu bahwa event itu akan mengunjungi beberapa panti asuhan.

“Keluargamu kecelakaan di daerah Pyeontaek, Gyeongi kan? Kita bisa mencari adikmu di panti asuhan di sana,” ucap Jongdae. Luhan hanya mengangguk dan tersenyum, langkahnya menemukan Shixun bisa dipermudah oleh event charity ini.

“Shixun, tunggu gege menjemputmu,” ucap Luhan dalam hati.

To Be Continued

Sorry for last post. Diawali dengan gak ada paket dan terjebak dengan UTS. So I’m so sorry._. But don’t fotget rcl yaaa~^^

Advertisements

Author:

A tinkerbell who dream to be Luhan's future wendy — Also an amature author, k-drama trash, k-running man freak, eternal ELF, ahjussi and korean actor addict in the same time

14 thoughts on “FF : Complicated Fate Part 8 [Something Wrong]

  1. Aish lama2 aku pusing bacanya terlalu complicated tapi seru2 gmn gt deh. Kyk benang kusut bikin puyeng. Kpn kebenaran menunjukkan dirinya eoh?

    Like

  2. yah… kok luhan jadian ama jinri… tapi lucu juga luad reaksi luhan ketika hyerim mau kissing scane… hyerim juga kenapa waktu rapat jadi g fokus gtu

    Like

Write ur Love Letter . . . <3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s