Posted in Fanfiction, Ficlet, Fluff, General, Romance, School Life, Slice of life

FF : Discoverd by Him {Ficlet}

Discovered-by-him-cover

Title : Discovered by him

 Genre : Fluff, Romance, School Life, Slice of life

Length : Ficlet

Rating : General

Author : HyeKim

Main Cast :

-Suzy Miss A as Bae Suzy

-Minho SHINee as Choi Minho

Disclaimer : This is just work of fiction, the cast(s) are belong to their parents, angency, and God. The same of plot, character, location are just accidentally. This is not meaning for aggravate one of character. I just owner of the plot. If you don’t like it, don’t read/bash. Read this fiction, leave your comment/like. Don’t be plagiat and copy-paste without premission.

Summary : Intinya, selama ini gadis Bae tersebut telah ketahuan menyukai seorang Choi Minho diam-diam

HAPPY READING

HyeKim ©2016

 

 

Masa SMA masa di mana kenangan suka duka akan sekolah terjadi. Disaat masa-masa merasakan cinta remaja yang bisa dikategorikan sebuah perasaan yang paling membahagiakan kala itu. Bae Suzy hari ini duduk sendirian di tempatnya, tepat di pojok paling belakang di kelasnya. Teman sebangkunya, Kang Seulgi, tidak hadir dikarenakan sakit.

Suzy meniup-niupkan poninya bosan dan mulai menggerakan tangannya di atas kertas, menciptakan beberapa deret tulisan rumus fisika. Suzy mendongak dan memalingkan kepalanya ke kanan, saat itu pula netranya mendapati sosok lelaki tengah menghadap kebelakang dilengkapi oleh senyumannya. Sekon itu juga Suzy beradu tatap dengan lelaki bernama Choi Minho tersebut. Oh… oh… tolong, Suzy rasanya sudah akan mati di tempat melihat sang pujaan hati tersenyum hangat.

“Errr… kenapa setiap hari dia selalu tersenyum padaku?” gerutu gadis Bae tersebut sambil menunduk dan mulai menuliskan kembali rumus-rumus yang diberikan Jaein saem

**

Waktu istirahat. Bermain  di playground. 2 hal yang mungkin terdengar sempurna untuk anak SMA Hanlim yang hampir setengahnya menghabiskan waktu istirahat di playground. Termasuk gadis bermarga Bae tersebut, dirinya sudah duduk di pinggir lapangan sambil menonton anak lelaki bermain sepak bola. Bukan karena Suzy menyukai sepak bola, hanya saja di sana tepat di kuruman lelaki bermain sepak bola tersebut didapatinya seorang Choi Minho.

Suzy tersenyum kala lelaki yang ia sukai itu dengan lihai menggerakan kaki untuk mengendalikan bola, dan juga saat Minho bersanda gurau dengan kawannya yang lain. Dengan iseng, Suzy mengambil ponselnya dan mengabdikan gambar Minho walau sedang tidak menghadap kearah kamera. Hasil jepretannya pun dipandangi terus-menerus oleh gadis bergigi kelinci tersebut.

“Suzy-ah,”  suara seorang gadis terdengar di belakang Suzy, saat dibalikan badannya kebelakang. Dapat Suzy lihat gadis bernama Kim Hyerim-yang tadi memanggilnya, tengah berangkulan mesra dengan saah satu kakak kelasnya yang bernama Luhan.

“Kamu sedang apa? Pasti kesepian kan karena tidak ada Seulgi?” ucap Hyerim yang kemudian duduk di sebelah Suzy, tapi masih mempertahankan rangkulan mesranya dengan Luhan.

Mentang-mentang hari ini sangat dingin, sepasang kekasih itu tetap saja berangkul mesra sambil memeluk satu sama lain agar terasa hangat. Suzy hanya mendengus karena merasa sangat kedinginan. Andai saja dirinya bisa begitu dengan Minho, mungkin titel pasangan termersa se-Hanlim tidak akan jatuh pada Luhan dan Hyerim. Akh! Apa yang baru saja dipikirkan oleh Suzy? Berpacaran dengan Minho? Keduanya mengobrol saja jarang.

“Suzy,” panggil Hyerim lagi membuat Suzy tersadar.

“Eh?” respon Suzy kikuk membuat Hyerim memandangnya heran. “Tumben kamu mendekatiku, Hyerim-ah.” ucap Suzy, memang pada nyatanya dirinya dan Hyerim tidak terlalu dekat. Suzy hanya dekat dengan Seulgi.

“Karena tadi kamu di sini sendirian ya jadi aku temani saja,” jawab Hyerim sambil tersenyum.

“Oh..” hanya itu respon Suzy yang kembali memalingkan wajah untuk menonton Minho yang baru saja mencetak goal.

Senyum riang tercipta dibibir lelaki Choi tersebut yang sekarang menghambur kepelukan para kawannya yang menyambut heboh goal barusan. Tanpa disadari, Suzy juga menyunggingkan sebuah senyum yang dianggap heran oleh kinerja otak Hyerim yang sedaritadi memperhatikan gadis bernama lengkap Bae Suzy tersebut.

“Kamu kenapa?” pertanyaan sekaligus cubitan dipipinya yang dilakukan oleh Luhan, membuat Hyerim tersadar dan menengok kearahnya.

“Tidak ada.” setelah jawaban tersebut, Hyerim menaruh kepalanya dibahu Luhan yang langsung mendapatkan belaian lembut di mahkota hitam panjangnya dari Luhan.

Sekon berlalu, bunyi bell yang menerobos masuk gendang telinga pun terdengar. Hyerim pun mengajak Suzy kembali ke kelas. Tapi lagi-lagi Suzy mengumpat dalam hati, pasangan ideal se-Hanlim itu tetap berangkulan mesra 1 jengkal di hadapannya. Sungguh dirinya berasa jadi obat nyamuk. Akhirnya 3 anak manusia itu sampai di pintu 11-C.

“Aku kembali ke kelas dulu, jangan macam-macam,” ucap Luhan yang melepas rangkulannya pada Hyerim, dan keduanya sedang berhadap-hadapan sekarang di daun pintu.

“Kau juga oppa, awas saja!” ancam Hyerim membuat Luhan tertawa pelan tanpa suara. Dan selanjutnya, adegan yang selalu Suzy lihat bila istirahat usai. Luhan mencium bibir Hyerim dan kembali ke kelasnya.

Suzy yang sudah kepalang bete dengan pasangan tersebut, sudah menciptakan langkah lebar kearah bangkunya dan duduk dengan kesalnya, kedua tangannya dilipat di depan dada. Saat itu juga, Minho masuk ke kelas sambil mengobrol dengan Taemin. Entah Suzy terlalu berharap atau apa, dirinya melihat Minho meliriknya dan tersenyum padanya. Oh! Gosh! Rasanya Suzy mau memekik senang detik itu juga diiringi jantungnya yang berdetak keras.

**

“Hyerim-ah, aku duduk denganmu ya saat pelajaran musik,” Suzy menghampiri Hyerim yang duduk tepat di depannya. Suzy memang bukan tipe anak supel yang pandai bergaul, dirinya hanya dekat dengan Seulgi dan kadang juga Hyerim.

“Ya, tentu saja boleh.” Hyerim pun mengambil clarinet dan buku not miliknya khusus untuk pelajaran musik.

Kedua gadis tersebut bersama rekan kelas yang lain, merajut langkah ke ruang musik. Sesampainya di ruang tersebut, para murid 11-C mulai mencari tempat duduk semau mereka. Suzy dan Hyerim pun memilih tempat kedua sebelum paling belakang tepat di pojok kiri. Karena Song saem belum hadir, para murid kelas pun bising bercengkrama. Suzy yang tipikalnya gadis pendiam, memilih membuka buku notnya dan meghafal untuk ujian tulis musik minggu depan.

“Song seongsaengnim ternyata izin, beliau tadi pulang untuk mengurusi sesuatu dan meminta kita kembali ke kelas untuk mengerjakan hal lain.” tiba-tiba ketua kelas-Ahn Jaehyun, memberitahu rekan-rekan kelasnya.

Hampir seluruhnya memekik senang karena jam kosong tersebut. Begitupula Suzy, pelajaran musik yang merupakan jam terakhir tersebut sudah membuatnya ngantuk. Setidaknya dirinya bisa tidur.

“Suzy, ayo kita kembali ke kelas,” ucap Hyerim yang sudah berdiri. Suzy mengangguk dan dengan buru-buru berdiri, kemudian mengikuti Hyerim yang main ditarik oleh Yoonjo.

Hash! Bisa tidak kalian jalannya pelan-pelan?” gerutu Suzy yang berhasil menyusul Hyerim serta Yoonjo. Kedua gadis itu hanya nyengir kepada Suzy dan akhirnya ketiganya sampai di kelas.

Berhubung jam kosong. Sebagian murid ada yang memainkan ponsel, membaca buku, berceloteh, dan yang lainnya asalkan kelas sebelah tidak terganggu. Suzy yang tidak tahu harus bagaimana, memilih mencoret-coret bukunya dan menulis kata-kata tak penting. Hingga datanglah batang hidung Minho, lelaki tersebut baru saja dari kamar kecil.

“Bae Suzy..”

Suzy tersentak dan seketika dapat dilihatnya seorang Choi Minho sedang menghampirinya. Lalu pria jangkung tersebut mengulum senyum jahil yang entah disebakan karena apa.

“Ini buku not milikmu kan?” tanya Minho sembari menyodorkan buku berwarna pink kearah Suzy.

Oh Ya Tuhan! Kenapa seorang Bae Suzy sangat bodoh sampai buku tersebut hilang? Dan bagaimana bisa seorang Choi Minho yang menemukannya?

“Ya, buku ini milikku,” dengan jawaban gugup dan tangan gemetar, Suzy meraih buku tersebut. Tapi saat ingin menariknya, Minho dengan seringai jahilnya menahan buku tersebut sampai Suzy sulit mengambilnya.

“Min..-“

“Lain kali hati-hati, jangan sampai bukumu terjatuh di koridor,” potong Minho. Suzy mengangguk kikuk dan berhasil mengambil bukunya. Sungguh jantungnya sudah berdentum keras sedaritadi.

“Apa kamu menyukainya?” tanya Hyerim membuat Suzy menengok kearahnya dengan tampang dungu dan juga Minho-yang sedang berjalan kearah bangkunya, membalikan badan kearah Hyerim serta Suzy.

“Eh.. tidak kok,” jawab Suzy gugup sambil menggeleng.

“Yang benar? Kamu tidak menyukai Choi Minho?” selidik Yoonjo yang ikut nimbrung. Suzy tambah gugup oleh pertanyaan barusan.

“Aku tahu kamu menyukaiku sejak lama..”

Entah sejak kapan seorang Choi Minho sudah ada di hadapannya kembali disertai tatapan dan senyum lembutnya. Sungguh Suzy rasanya ingin menenggelamkan dirinya saat ini melihat betapa mempesonanya Choi Minho. Dan tadi… apa? Lelaki itu mengetahui dirinya selama ini menyukainya?

“Aku tahu kamu sering memperhatikanku di kelas, playground, dan berusaha untuk berjalan tepat di belakangku ataupun di sampingku,” ucap Minho membuat Suzy menunduk disertai semburat merah di kedua pipi tirusnya. “Dan asal kau tahu, aku juga menyukaimu.” Suzy lantas mengangkat kepalanya dengan mata membulat sempurna, sementara Minho hanya tersenyum.

Intinya, selama ini gadis Bae tersebut telah ketahuan menyukai seorang Choi Minho diam-diam, dan parahnya dirinya ketahuan oleh Minho sendiri.

-Finish-

A/N : Hai, lama ya aku gak muncul. AHAHAH. Intinya ya aku mau bilang ini totally slice of life. Kejadian sama aku sendiri azzzz…. Asli aku ngerasa bego banget kenapa headphone tabletku bisa jatuh huhue ;A; kenapa yang nemuin harus ‘si itu’? mana dijailin juga lagi kayak Suzy di atas sama Minho -_- Tapi tapiii… walau aku ekhem ngebet cowok yang nemuin headphone tabletku (di FF ini mah buku not ya aku ubah eheheh) si cowoknya gak banyak cincong kayak Minho dan pas temenku yang cowok tanya “Do you love him?” akunya langsung geleng-geleng, dan si gebetan gak balik badan dan mengungkapkan tahu/gaknya aku suka dia dan BAHKAN SAMPE DITEMBAK KAYAK DI FF INI. ITU GAK KEJADIAN ASLINYA SAMA AKU T-T CUMAN KEJADIAN JATOH BUKU NOT ATAU HEADPHONE DI DUNIA NYATANYA YG SAMA, DAN CARA PENGEMBALIANNYA.

Dan untuk pasangan exist Luhan-Hyerim, ini juga kejadian di dunia nyata aku -_- tapi bukan aku yang alamin hiks /plak/ jadi ya kan aku tinggal di Eropa sekarang tepat di kota Vigo, negara Spanyol. Ya di Spanyol yang merupakan Eropa ini budayanya kan barat. ASLI YA AKU KESEL DI SEKOLAH, TAU LAGI MUSIM DINGIN IYA SIH SEKARANG UDAH MUSIM SEMI TAPIKAN TETEP AJA DINGIN. ITU TEMEN SATU TINGKAT AKU DENGAN ENAKNYA TIAP ISTIRAHAT PELUK-PELUKAN SMBL RANGKUL-RANGKULAN DENGAN HANGATNYA SAMA PACARNYA YANG TAK LAIN ADALAH KAKAK KELAS, DAN SEMENTARA AKU? AKU DONGKOL KARENA KEDINGINAN -_- HONESTLY, AKU RINDU CUACA PANAS TERIKNYA JAKARTA HIKS ;A; DAN UNTUK MASALAH CIUM-CIUMANNYA, TUH PASANGAN JUGA LAKNAT. UDAH PELUK-PELUKAN PAS ISTIRAHAT, EH ABIS ISTIRAHAT MAKE RITUAL CIUM BIBIR YA B-I-B-I-R SESUAI SAMA LUHAN – HYERIM DI FF INI DAN CIUMANNYA TEPAT DI DEPAN KELAS -__- MATA HYEKIM TERNODAI HIKS YA HIKS SEKALI MATA POLOSKU. Tapi untuk titel pasangan ideal itu hanya karangan aku aja untuk Luhan-Hyerim di FF ini. Buat pasangan di sekolah aku mah kagak -_-

 Eh gila ane banyak bacot banget azzz…. Pokoknya Suzy ini ceritanya aku banget dah di sekolah mueheheheh. Jangan lupa RCL ya atau gak ikut baper bareng aku dan Suzy yang dijailin gebetan (?) atau dongkol sama Luhan-Hyerim dan pasangan di sekolah aku yang songgong itu LOL.

Advertisements

Author:

A tinkerbell who dream to be Luhan's future wendy — Also an amature author, k-drama trash, k-running man freak, eternal ELF, ahjussi and korean actor addict in the same time — Adorable since 2001

3 thoughts on “FF : Discoverd by Him {Ficlet}

Write ur Love Letter . . . <3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s